Pengurus Aliansi Nusantara Bertemu Dengan Ketua DPD RI

Pengurus Aliansi Nusantara melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Irman Gusman, SE, MBA di ruang kerjanya, di Komplek DPR/MPR/DPD RI Senayan Jakarta.
Share this...
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone

Pengurus Aliansi Nusantara melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan Perwakilan Daerah  Republik Indonesia (DPD RI), Irman Gusman, SE, MBA di ruang kerjanya, di Komplek DPR/MPR/DPD RI Senayan Jakarta. (Foto: Dok. Aliansi Nusantara).

 

Jakarta, Aliansi Nusantara, – Pengurus Aliansi Nusantara melakukan pertemuan dengan Ketua Dewan Perwakilan Daerah  Republik Indonesia (DPD RI), Irman Gusman, SE, MBA di ruang kerjanya, di Komplek DPR/MPR/DPD RI Senayan Jakarta, pada Juni 2016.

Pertemuan itu antara lain membahas tentang sistem bikameral atau dua kamar di parlemen Indonesia masih belum maksimal. DPD RI, yang selayaknya menjadi kekuatan penyeimbang, kewenangannya dinilai masih terbatas.

Saat itu, Ketua DPD RI Irman Gusman mengatakan, DPD RI saat ini masih berkeinginan untuk melakukan amandemen kelima UUD NRI Tahun 1945. Tujuannya, untuk mencipakan keseimbangan dalam pembagian kekuasaan di sistem ketatanegaraan Indonesia.  Senator di DPD RI yang berjumlah 132 orang dan memiliki legitimasi kuat dari rakyat atau konstituen, seharusnya menjadi modal politik yang cukup untuk memperjuangkan kepentingan daerah di tingkat pusat.

Menanggapi hal tersebut, T. Budiman Soelaim dari Pengurus Aliansi Nusantara mendukung sepenuhnya keinginan DPD RI untuk melakukan amandemen UUD 1945, asalkan memang untuk memperjuangkan kepentingan daerah.

Budiman juga menanggapi soal kekisruhan di DPD RI, yaitu terkait penetapan Tata Tertib yang sempat muncul di beberapa media. Budiman mengatakan, Aliansi Nusantara sangat berharap, pihak-pihak yang berbeda pendapat dapat segera melakukan colling down, agar ada kesempatan untuk kembali membuka ruang lobby untuk mencapai kesepakatan. Hal ini perlu, agar DPD RI tidak membangun image sebagai lembaga negara yang mencari sensasi saja, dan kinerjanya justru terlihat kedodoran.

Di akhir pertemuan, Ketua DPD RI meminta semua pihak dapat memberikan masukan-masukan bagi kemajuan DPD RI ke depan, agar lembaga ini dapat memaksimalkan kinerjanya. (BUS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*